Pengaruh Sarana dan Prasarana Terhadap Mutu Pendidikan di Madrasah Bertaraf Internasional Nurul Ummah Pacet Mojokerto

Authors

  • Tri Adi Muslimin Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto Indonesia
  • Ari Kartiko Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Kh. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

DOI:

https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v1i2.30

Keywords:

Sarana, Prasarana, Mutu Pendidikan, Madrasah

Abstract

Sarana merupakan segala perlengkapan atau peralatan yang digunakan secara langsung dalam proses pembelajaran. Prasarana merupakan segala perlengkapan atau peralatan yang tidak digunakan secara langsung dalam proses pembelajaran. Mutu pendidikan sesuatu yang dapat memenuhi atau bahkan melebihi harapan pelanggan pendidikan. Hal inilah yang terjadi di MBI Nurul Ummah Pacet Mojokerto yang mana sarana dan prasarana yang ada masih kurang memadai tapi dapat menghasilkan mutu pendidikannya sangat tinggi. Rumusan  masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimana pengaruh sarana dan prasarana terhadap mutu pendidikan? 2) Manakah yang berpengaruh dominan dari sarana dan prasarana terhadap mutu pendidikan? Sedangkan tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pengaruh sarana dan prasarana terhadap mutu pendidikan dan dari sarana dan juga mengetahui mana yang lebih berpengaruh domina dari sarana dan prasaran terhadap mutu pendidikan. Jenis penelitian yang digunakn adalah kuantitatif, serta instrumennya menggunakan kuisioner. Kemudian untuk mengetahui pengaruhnya adalah dengan Uji-t. Hasil dari penelitian ini adalah, 1) Bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara sarana, prasarana terhadap mutu pendidikan, 2) Besarnya pengaruh sarana dan prasarana terhaap mutu pendidikan 36,4%. Sedangkan pengaruh prasarana terhadap mutu pendidikan 17,0%. Maka diketahui bahwa variabel sarana yang paling dominan mempengaruhi mutu pendidikan, 3) Hasil uji koefisien determinasi (R2) diketahui nilai R Square sebesar 0,147, hal ini mengandung arti bahwa pengaruh variabel X1 dan X2 secara simultan terhadap variabel Y adalah sebesar 14,7%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Rusdiana. (2014). Konsep Inovasi Pembelajaran. Pustaka Setia.

Aan, K., & Cepi, T. (2005). Visionary Leadership Menuju Sekolah Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.

Abdullah, I., & Safarina. (2015). Etika Pendidikan, Keluarga, Sekolah dan Masyarakat (Cet. 2). PT Raja Grafindo.

Abdurrahman, N. H. (2016). Character Education in Islamic Boarding School- Based Sma Amanah. Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 287–305. https://doi.org/10.15575/jpi.v2i2.791

Akhiruddin, K. M. (2015). Lembaga Pendidikan Islam di Nusantara. Jurnal Tarbiya, 1(1), 195–219.

Ari Fuazi, 211323796. (2018). Korelasi Standar Sarana dan Prasarana terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa (Studi Komparatif Pesantren Sulaimaniyah dengan Pesantren Nurul Awal Aceh Besar) [Skripsi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh]. http://library.ar-raniry.ac.id

Arifin, A. Z. (2017). Defending Traditions, Countering Intolerant Ideologies: Re-energizing the Role of Modin in Modern Java. Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, 55(2), 265–292. https://doi.org/10.14421/ajis.2017.552.265-292

Asrohah, H. (2011). The Dynamics of Pesantren: Responses Toward Modernity and Mechanism in Organizing Transformation. Journal of Indonesian Islam, 5(1), 66–90. https://doi.org/10.15642/JIIS.2011.5.1.66-90

Bashori, B. (2017). Modernisasi Lembaga Pendidikan Pesantren Perspektif Azyumardi Azra. Nadwa, 11(2), 269. https://doi.org/10.21580/nw.2017.11.2.1881

Burhan Bungin. (2006). Metode penelitian kualitatif.

Chairi, E. (2019). Pengembangan Metode Bandongan dalam Kajian Kitab Kuning di Pesantren Attarbiyah Guluk-Guluk dalam Perspektif Muhammad Abid al-Jabiri. Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 70–89. https://doi.org/10.31538/ndh.v4i1.233

Chotimah, C. (2014). Pendidikan Kewirausahaan Di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan. Inferensi: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 8(1), 114–136. https://doi.org/10.18326/infsl3.v8i1.114-136

Crosby, P. B. (1995). Quality Without Tears: The Art of Hassle-Free Management. McGraw Hill Professional.

Fajriana, A. W., & Aliyah, M. A. (2019). Tantangan Guru dalam Meningkatan Mutu Pendidikan Agama Islam Di Era Melenial. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 246–265. https://doi.org/10.31538/nzh.v2i2.324

Farid, M., & Daryanto. (2013). Konsep Dasar Manajemen Pendidikan di Sekolah. Gava Media.

Hamdi, A. (2019). Manajemen Mutu Program Diniyah Pada Pondok Pesantren MuhammadIyah Lamongan. Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 247–258. https://doi.org/10.31538/ndh.v4i2.463

Hartono. (2011). Statistik untuk penelitian. Pustaka Pelajar.

Indonesien, & Pusat Bahasa (Indonesia) (Eds.). (2013). Kamus besar bahasa Indonesia Pusat Bahasa: Edisi Keempat (Cetakan ketujuh Edisi 4). Gramedia Pustaka Utama.

Jerry H, M. (2011). Supervisi dan Peningkatan Mutu Pendidikan. Alfabeta.

Ma`arif, M. A. (2017). Analisis Konsep Kompetensi Kepribadian Guru PAI menurut Az-Zarnuji. ISTAWA, 2(2), 35–60.

Maarif, M. A., & Rofiq, M. H. (2018). Pola Pengembangan Kurikulum Pendidikan Pesantren Berkarakter: Studi Implementasi Pendidikan Berkarakter di Pondok Pesantren Nurul Ummah Mojokerto. 13, 16.

Masnur, M. (2007). Melaksanakan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) itu Mudah. Bumi Aksara.

Mulyadi. (2010). Kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan budaya mutu Repository of Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang. UIN Maliki Press. http://repository.uin-malang.ac.id/1582/

Nasution, M. N. (2004). Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management). Ghalia Indonesia.

Nata, A. (Ed.). (2003). Kapita selekta pendidikan Islam (Cet. 1). Angkasa.

Noor, J. (2011). Metodologi penelitian skripsi, tesis, disertasi dan karya ilmiah. Kencana Prenada Media Group.

Pidarta, M. (2011). Manajemen pendidikan Indonesia. Rineka Cipta.

Sagala, S. (2016). Memahami Organisasi Pendidikan: Budaya dan Reinventing, Organisasi Pendidikan. Prenada Media.

Sagala, S. (2018). Pendekatan & Model Kepemimpinan. Prenada Media.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods For Business: A Skill Building Approach. John Wiley & Sons.

Stoner, A. F., Freeman, R. E., & Gilbert, D. R. (1996). Manajemen Edisi Bahasa Indonesia. PT. Prenhallindo. Jakarta.

Sugiyono. (1999). Metode penelitian bisnis. Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Ed. 14). Alfabeta.

Suharsimi, A. (2010). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Teori dan Praktek (14th ed.). Rineka Cipta.

Sulistyorini, M. F. &. (2012). Implementasi manajemen peningkatan mutu pendidikan islam / Muhammad Fathurrohman. Teras.

Syafaruddin. (2002). Manajemen mutu terpadu dalam pendidikan: Konsep, strategi, dan aplikasi. Gramedia Widiasarana Indonesia.

Tunggal, A. W. (1992). Management audit: Suatu pengantar. Rineka Cipta.

Wafi, M. I. (2016). Pengaruh pemanfaatan sarana dan prasarana belajar terhadap prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas X di SMAN 11 Semarang [Undergraduate, UIN Walisongo]. http://eprints.walisongo.ac.id/6126/

Downloads

Published

2020-09-25 — Updated on 2021-04-06

Versions

How to Cite

Muslimin, T. A., & Kartiko, A. (2021). Pengaruh Sarana dan Prasarana Terhadap Mutu Pendidikan di Madrasah Bertaraf Internasional Nurul Ummah Pacet Mojokerto. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(2), 75-87. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v1i2.30 (Original work published September 25, 2020)