Rekonstruksi Pendidikan Akhlak Berbasis Tafsir Lokal Sunda di Era Society 5.0
DOI:
https://doi.org/10.31538/adrg.v6i2.3502Keywords:
pendidikan akhlak, tafsir lokal, pendidikan karakterAbstract
Perkembangan teknologi digital pada era Society 5.0 menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan terhadap pembentukan karakter masyarakat. Kemudahan akses informasi tidak selalu diikuti dengan penguatan nilai moral sehingga berbagai fenomena seperti degradasi akhlak, intoleransi, kekerasan verbal, penyalahgunaan media sosial, serta melemahnya etika kehidupan menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian dunia pendidikan. Dalam konteks tersebut, pendidikan akhlak berbasis Al-Qur'an yang dipadukan dengan kearifan lokal menjadi salah satu alternatif strategis dalam membangun karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep pendidikan akhlak dalam Tafsir Ayat Suci Lenyepaneun karya Moh. E. Hasim serta mengkaji relevansinya terhadap penguatan pendidikan karakter pada era Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data primer berupa Tafsir Ayat Suci Lenyepaneun dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan akhlak menurut Moh. E. Hasim dibangun atas tiga fondasi utama, yaitu pendidikan (tarbiyah) sebagai proses pemeliharaan manusia secara utuh, akhlak sebagai manifestasi keimanan yang tercermin dalam perilaku sehari-hari, serta implementasi pendidikan yang dilaksanakan melalui keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan internalisasi nilai-nilai Al-Qur'an. Keunikan tafsir ini terletak pada kemampuannya mengintegrasikan pesan-pesan Al-Qur'an dengan budaya Sunda sehingga nilai-nilai Islam disampaikan secara kontekstual, komunikatif, dan mudah dipahami masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa tafsir lokal memiliki kontribusi strategis dalam memperkuat pendidikan karakter, khususnya pada masyarakat yang memiliki kedekatan budaya dengan bahasa daerah. Model pendidikan akhlak yang dikembangkan dalam Tafsir Ayat Suci Lenyepaneun relevan dijadikan salah satu rujukan dalam pengembangan pendidikan Islam yang adaptif terhadap tantangan era digital tanpa kehilangan identitas keislaman dan kearifan lokal.
Downloads
References
Al-Ghazali. (2005). Ihya' Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Cabinet Office of Japan. (2019). Society 5.0: Co-creating the future. Government of Japan.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Denzin, N. K. (1978). The research act: A theoretical introduction to sociological methods (2nd ed.). McGraw-Hill.
Gusmian, I. (2013). Khazanah tafsir Indonesia. Yogyakarta: LKiS.
Hamka. (2007). Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Pustaka Panjimas.
Hasim, M. E. (1999). Ayat Suci Lenyepaneun. Bandung: Pustaka.
Huberman, A. M., Miles, M. B., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Ibnu Katsir. (2004). Tafsir al-Qur'an al-'Azhim. Beirut: Dar al-Fikr.
Ibnu Miskawaih. (2011). Tahdzib al-Akhlaq wa Tathhir al-A'raq. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.
Mestika, Z. (2004). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mulyasa, E. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nata, A. (2017). Ilmu pendidikan Islam. Prenadamedia Group.
Rohmana, J. A. (2014). Sejarah tafsir Al-Qur’an di Tatar Sunda.
Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.
Suyadi. (2022). Pendidikan Islam Era Society 5.0. Yogyakarta: Deepublish.
Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.
UNESCO. (2021). Reimagining Our Futures Together: A New Social Contract for Education. Paris: UNESCO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yudi Sirojuddin Syarief, Usep Setiawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





